2.SEBUAH OPERASI PENYELAMATAN YANG AJAIB.

LET.KOL.INF.PURN. BOBBY MEIDIANTO MEUTYA DAN BUDIYANTO IRAK 2005

MISSION IMPOSIBLE OPERATION NINJA 07 DENSUS HARIMAU INDONESIA.

SANDI : SELAMATKAN CINTAKU, KEMBALIKAN TYA KU

TEAM : HARIMAU INDONESIA FEAT KOMANDO PAYUNG RASUL INDONESIA.

KOMANDAN OPERASIONAL:

JAGUAR (BOBBY MEIDIANTO/HASANMADINAH/RM.PANJISOERYONAGORO/MAHESPATI SAMBERNYAWA). [FOTO KIRI ATAS], DENSUS HARIMAU INDONESIA. PNGKT: LETKOL.PURN. INF.

KRONOLOGIS MISSION IMPOSIBLE OPERATIONS NINJA7,

PENYELAMATAN MEUTYA HAFID, REPORTER METRO TV.

19 Februari 2005, 15.30

7 hari hilangnya Meutya Hafid, diketahui Bobby (mantan pengawal rahasia

Presiden Soeharto, Densus anti teror & inteligent Harimau Indonesia).

Bobby lakukan kontak batin dengan ESP tuk ketahui Meutya Hafid & Budiyanto

masih hidup ataukah sudah mati, dan untuk ketahui posisi/lokasi tempat

Meutya berada hidup/mati.

Keberadaan Meutya Hafid di ketahui, Bobby lakukan kontak Batin dg U-un

anggota Komando Payung Rasul dan pengurus Yayasan Bina Putra Bangsa

Indonesia Padepokan Kuncara Manik Tunjung Seta Solo yg di ketuai Bobby.

19.25, FAX dikirim Bobby ke Istana Negara RI kepada Presiden SBY yg

berbunyi kurang lebih : “Mengenai Repoter Metro TV Indonesia Bernama

Meutya Hafid dan temannya Budiyanto yang hilang di Irak, dalem telah

mengetahui keberadaannya secara batin dan dalem mengatakan bahwa “Meutya

Hafid berdua masih dalam keadaan HIDUP & SELAMAT. Mereka dalam

Penyanderaan MUjahidin. Dalem berjanji akan mengupayakan terbebasnya

Meutya Hafid dalam waktu 3 hari. Dan surat ini Dalem kirim dg tembusan ke

Mabes Polri (Kapolri), Mabes TNI, Dephan, Deplu, KBRI USA, media center SBY OKE COM,, SBY-KALLA & beberapa lainnya melalui fax dan e-mail nya: spyderxteam@yahoo.com”  (e-mail address Bobby yg lama). Atau cruseq91@yahoo.com yang baru? [LUPA].

20.30, U-un telah siap di warnet Yahoo, Kalitan & stlah Bobby datang ia

lakukan panggilan kpada anggota Komando Payung Rasul ke berbagai tempat

Jakarta, Bandung, Diy, Semarang dll termasuk yg ada di Kuwait, Arab Saudi

Turki, dll. Juga kepada Komandan Harimau Indonesia (Brigjend Mar. Dhenny

Pokdja <samaran>), dan anggota Harimau Indonesia di Mabes Polri, Mabes AL,

Mabes AD, Mabes AU. Paryono suami U-un menyusul datang 1 jam kemudian.

Dari data yang sudah ada, juga ditambah data baru melalui searching

address via MIRC & YAHOO!MSG didapatkan kontak dg kelompok HAmas,

Hizbullah, Mujahidin, pskan Garda Republik pembela Saddam Hussein. Kontak

awal dilakukan, proses penjajakan negosiasi dilangsungkan.

03.00 negosiasi dihentikan smentara, selama nego di langsungkan Bobby

trus menerus menggunakan ESP untuk scanning kondisi Meutya Hafid, dan

kekuatan penyandera. Negosiasi dilakukan secara bersamaan oleh rekan2

Komando Payung Rasul di beberapa kota diatas dipandu Bobby Meidianto.

03.15. U-un,Paryono & Bobby pulang.

20 Februari 2005.

dari Pagi hingga Magrib Bobby masih mengamen. Hari itu hampir semua harian

memuat tentang keberadaan Meutya Hafid, & Mujahidin, (semua komentar

pemerintah & tokoh2 masyarakat hari itu entah benar atau tidak) atas

kerjaan Erwin & rekan2 wartawan anggota Komando Payung Rasul DKI. Hal ini

sesuai dengan rencana & perhitungan Bobby. Presiden SBY mengirimkan Tim

Pembebas ke Irak.

pkl.14.30 U-un kembali & Bobby bersama rekan2 di Solo & di kota

lain,kembali melakukan negosiasi, pkl 17.30 – 19.00 istirahat sejenak

dilanjutkan lagi hingga pkl.20.30. Saat itu istirahat makan, Bobby lakukan

beberapa kali kontak batin dg Meutya Hafid, ia tanya Meutya, aku mau

makan, Tya udah makan belum? seandainya aku bisa, pasti kukirim makanan

untukmu saat ini.

Hasil nego sukses, Pihak penyandera bersedia membebaskan Meutya Hafid, dg

syarat Bobby menjamin keselamatan mereka yg mengantar Meutya Hafid, hingga

kembali pada kelompok mereka. Di sanggupi Bobby yg segera melakukan kontak

via HP (milik U-un) kepada rekan2nya Harimau Indonesia & Interpol. Bobby

minta di bukakan acces ke Pentagon & Nato. Pihak USA melakukan kontak ke

Komandan teritorial Irak, yg akhirnya bicara langsung dg Bobby. Permintaan

Bobby di setujui.

15.00, Bobby dapat e-mail dari staff Istana Negara (kemungkinan sama

dengan yg memakai nama /address trijayasantika@yahoo.com, yang mengatakan

: “hay orang gila,sok tahu sok pintar, soal itu sudah diurusi pemerintah,

tak usah sok pahlawan”. Bobby lalu segera ke wartel kirim fax ke nomer

lain di Istana Negara berisi makian dan pengeyelan (menentang).

Keterangan: Bobby saat itu menjadi dua, yang satu tetap mengamen dan

menengok anaknya yang nomer dua di pasar kembang Solo, yang satunya

bersama kami (U-un) mendampingi, dan mengkomandoi/memandu negosiasi.

Berulangkali kami dapat telepon saat itu dari rekan2 yang mengatakan bahwa

Bobby telah mengamen di rumah mereka saat itu (adalah langkah kami untuk

memonitor keselamatan Bobby yg sering di jahili oleh Orang2 PDI Perjuangan

dan Pendukung Megawati).

21.30. Bobby memanggil beberapa anggota Komando Payung Rasul pilihan yang

menguasai ESP tertentu dan menguasai ilmu beladiri tingkat tinggi dan juga

telah terlatih termasuk dalam ilmu militer ( yang diajak Bobby ke Aceh

2003 penumpasan GAM ), atas persetujuan Komandan HI dan Komando Payung

Rasul. (Personil yg dapat datang & ikut ke Irak dijelaskan dalam website

metro tv dan meutyahafid.com).

22.40, Bobby dkk, berangkat ke Irak dengan ESP. Semua proses di Irak tidak

dijelaskan secara rinci oleh Bobby dkk, hanya di bilang, proses penyusupan

lancar, 4 orang termasuk Bobby mengawal Meutya Hafid, sedang yang lainnya

di siapkan dalam pos2 tertentu sbagai tim penyapu dan pendukung bila ada

serangan mendadak dari kelompok lain / mengamankan jalur yang akan dilalui

oleh rombongan Bobby & Meutya dkk.)

Pasukan khusus Istimwa kita brangkat dengan ajian saifi angin, mraga sukma, dan ras clok.

(Apa mungkin? jaman ini masih ada yang bisa?) Inilah hal yang paling istimwa dalam operasi

khusus ini yang juga melibatkan bbrapa anggota PERSONIL BUSER POLDA DIY, KOPASUS, BANTENG

REEDERS, BRIGIF TURANGGA SETA, JUGA ANGGOTA Pagar Nusa dari ponpes Parakan dan Tebu Ireng

Jombang Yang semua trgabung dalam Komando Payung Rasul Indonesia, dan sbagai anggota Padepokan

KunCara Manik Tunjung Seta, yang panembahannya adalah J (Bobby Meidianto) sndiri.

Tanpa disadari Mujahidin2 itu dan Meutya hafid sndiri , Meutya Hafid dikawal juga oleh Bobby

dkk, yang juga oleh ilmu halimunan dan malih rupa(ujud) mreka masing2 dan dengan pakaian

penyamaran muka ditutup cadar sprti teroris, Bobby dkk tidak dikenali oleh Para milisi.

Setelah Meutya hafid di bebaskan Bobby dkk masih berada di sana dan GANTI menodong Mujahidin2

itu dan berkata : “Nih kukembalikan AK mu, Aku benci AK” Dalam bahasa Inggris, . BOBBY DKK,

MEMBUKA PAKAIAN PENYAMARAN MEREKA DAN TERLIHAT SRAGAM HIJAU DORENG TNI DENGAN LENCANA

MERAH PUTIHNYA.

IA BERTANYA PADA MUJAHIDIN2 ITU, “ KENAPA KALIAN BINGUNG YA? AKU BUKAN TEMAN KALIAN “ ( DALAM

BAHASA INGGRIS ). LALU BERTANYA LAGI, “KALIAN SUDAH MAKAN BELUM?” DALAM BAHASA PADANG, LALU

DIULANGI LAGI DALAM BAHASA BATAK KARENA MUJAHIDIN2 ITU TIDAK MENGERTI BAHASA ITU, LALU DIULANGI

LAGI SAMPAI BEBERAPA KALI DALAM BAHASA TEGAL/BANYUMAS DAN MADURA, BAHKAN BAHASA SASAK

(LOMBOK) DENGAN LAGAK KOCAKNYA YANG MIRIP STEPHEN COW. AKHIRNYA KARENA JENGKEL BOBBY BILANG

“ SETAN KALIAN INI BODOH SEKALI AKU AJAK NGOMONG BAHASA APA2 TIDAK NGERTI JUGA?” DALAM BAHASA

JEPANG DAN KOREA SERTA CINA MANDARIN.

AKHIRNYA, “J” PAKAI BAHASA ARAB DAN BILANG KALAU IA ADALAH HASAN MADINAH YANG PERNAH SETAHUN

SEBELUMNYA LAKUKAN PERUNDINGAN DENGAN TEMAN2 MEREKA DI BAGHDAD,DAN IA BILANG “KAMI DARI JAWA

(AL jAWI), INDONESIA, DAN ITU TADI YANG MEREKA BEBASKAN ADALAH CALON ISTRINYA, LALU “J” BERIKAN

BEBERAPA POTONG KUE BLACK FOREST DAN BEBERAPA KALENG COCA COLA YANG IA BAWA, DAN MAKAN SEBENTAR

BERSAMA MEREKA LALU SETELAH SELESAI TIBA2 BOBBY DKK MENGHILANG BEGITU SAJA DARI PANDANGAN PARA

MUJAHIDIN2 ITU, DAN ENTAH BAGAIMANA TERKEJUTNYA MEREKA ITU.

21 Februari 2005.

Meutya Hafid telah dibebaskan. Ia dan Budiyanto dibawa oleh Tim Pembebas

yg dikirim oleh Presiden SBY sebelumnya menuju KBRI.

Bobby dkk telah kembali dengan selamat dan berkumpul dirumah U-un di

Pabelan Kartasura. Erwin dari Jakarta telepon Meutya Hafid telah bebas,

siaran TV ditayangkan.

19.30 Bobby kembali mengirimkan FAX ke istana negara (nomer yg ada di

ruang Presiden kalau belum dirubah) , berbunyi : Misi Penyelamatan

Reporter Metro TV Meutya Hafid Success, Jaguar ex. Komando Pasukan Khusus

Harimau Indonesia.

Lain2:

Saat 19-20 Februari itu Bobby scanning kekuatan penyandera, juga

kemungkinan meloloskan Meutya Hafid, tapi berulangkali Bobby geleng2

kepala. Ia bilang, sulit- medan penuh ranjau, aku tak mengenal baik tempat

itu, mereka terpencar, pihak USA tak mampu dekati tempat itu, kecuali dg

kekuatan darat 3 batalyon infanteri + 1 divisi lapis baja atau dg serangan

udara. Presiden SBY & TNI tak mungkin mau bila kuminta kirim ke sana 5

kompi Pasukan Khusus Anti Teror buat mendukungku. Juga kemungkinan lolos

kecil, tempat itu seperti bubu, bisa masuk tak bisa keluar. Semoga nego

nyasukses, kita bisa ikuti langkah mereka scara aman (buat Meutya Hafid).

Presiden SBY & Pemerintah sampai saat ini tak sekalipun memberikan ucapan

terima kasih apalagi uang / penghargaan. Begitu juga Meutya Hafid dan

Budiyanto.

END.

DI SADUR DARI:

GEOCITIES.COM/SIGNALIZER2001, GEOCITIES.COM/KOPRAL.INDONESIA, BLOGSCAFE.WORDPRESS.COM

%d bloggers like this: